Selasa, 20 Desember 2016

Unforgetable Things

Dear Readers,

Selamat datang kembali di my blog buat oldfriends, dan selamat bergabung buat para newbie yaah...
Kali ini aku akan membahas tentang yups Unforgetable Things. Actually, ini gak terlalu menarik buat aku dan buat kalian untuk dibahas, tapi berhubung udah lama gak nulis, jadi kangen aja pengen coret-coret.

Bicara soal unforgetable things atau dengan kata lain "hal-hal yang tak terlupakan", pastinya semua orang memiliki setidaknya satu hal yang tak bisa dilupakan dalam hidupnya. Banyak bentuk yaa, dalam hal ini bisa aja hal yang membahagiakan, menyedihkan, mengecewakan, atau bahkan memalukan? Nah disini aku bakal share sedikit tentang Unforgetable things dalam hidup aku.

Dimulai dari hal yang membahagiakan. Banyak sih hal bahagia yang aku dapetin selama hidup aku, dan aku bakal bingung banget kalo ditanya mana yang paling membahagiakan. Jadi yang ingin segera aku wujudkan adalah Wisuda dan Pernikahan, Tapi yang sudah terwujud sebelumnya adalah mendapatkan kesempatan kedua untuk jatuh cinta ke orang yang bisa bikin aku nyaman. Kenapa begitu? Iya karena pernah merasa kecewa pada pilihan yang salah itu gak mudah untuk bangkit lagi, tapi ya Tuhan begitu sayang sama aku dan menganugerahkan cinta buat perasaan aku ke orang yang berbeda namun dengan rasa yang sama.

Lalu yang kedua yaitu hal yang mengecewakan. Kecewa itu hal biasa buat aku, tapi dari semua rasa kecewa itu aku simpan satu kecewa terdalam yang pernah aku lewati. Bener kalo Tuhan menganugerahkan cinta untuk kita, karena disaat cinta itu hilang dari dalam hati kita, rasanya tidak ada kedamaian dalam hidup ini. Kecewa saat pertama kali itu biasa, tapi dikecewakan lagi, itulah yang lebih sakit. Disaat aku harus menjadi alasan untuk seseorang berubah, disaat itulah aku harus merasakan kecewa yang terdalam. Mungkin aku pikir ditinggal mantan itu udah yang paling sakit, tapi ternyata aku salah. Yang tersakit adalah saat aku mendapatkan cintaku lagi, dan dia berubah sedrastis mungkin, meskipun sekarang Tuhan titipkan kasih dalam hatinya (lagi) untukku, bahkan lebih daripada sebelumnya. Namun hal itu tetap mengecewakan.

Yang terakhir adalah hal yang memilukan. Kita manusia pasti ingin berubah entah itu ke arah yang lebih baik atau lebih buruk. Dan yang menurut orang lain baik, belum tentu menurut kita baik, dan belum tentu juga itu yang terbaik. Ini sedang aku rasakan saat ini. Aku ingin berubah menjadi orang yang "gak lebay" dengan menyimpan semua kehidupan pribadi aku, dan memajang hal yang Fake atau palsu. Kenapa palsu? Aku memposting foto dgn temen cowok (biar dikira pacarku gak cemburuan), aku gak update status2 lebay (biar dikira udah dewasa), dan gak mempersoalkan masalah2 bodoh (biar dikira orangnya slow), tapi dalam batin menjerit, yang sebenarnya aku alami bukan itu. Dan aku merubah itu bukan karena teman2 aku, tapi karena pikiran aku berubah disaat yang kebetulan aku sedang berteman dengan mereka. Tapi aku justru dianggap mencurigakan, berubah, dan dianggap aku gak mementingkan hal2 kecil. Padahal bukan, aku hanya berusaha hidup lebih rileks. Hatiku? masih sama.

Duh, jadi emosional banget gue yaa, sorry ya readers. Jadi itu tadi hal yang "paling-paling" dalam hidup aku. Buat yang pengen berbagi cerita, boleh send by mail ke aku, mungkin bisa jadi inspirasi aku dalam menulis di blog yang gak seberapa ini, atau malah bakalan aku posting?? hehe. Thanks yaah buat readers setia yang masih rela mengkontribusikan waktunya demi popularitas blog ini, haha najis. 


Your Love,

Teller's

Kamis, 17 November 2016

Long Distance Relationship

Hallo...

Kembali lagi nih aku buat berbagi cerita. Tapi sebelumnya, aku mau ngucapin terima kasih banyak buat semua pembaca yang udah berkunjung ke blog aku. Meskipun aku yakin 20% dari pengunjung blog ini adalah kekasih tercinta, but mudah-mudahan dia gak search satu-satu postingan aku ya. Kalo buat pengunjung lain kayanya gak ada yang kenal aku deh, karena dari awal nulis di blog ini sengaja gak cantumin identitas.

Ok, langsung aja ya, hari ini mau sedikit curhat soal si sayang (yah dia lagi) iya soalnya emang cuma dia temen deket aku. Beberapa hari terakhir ini dapet kabar gak enak nih, soalnya doi mau ada kontrak kerja yang mana kapalnya bakalan jalan medan-malaysia. Dan aku masih di Batam, itu masalahnya. Gak lama sih, cuma 6 bulan yah lewat-lewat paling setahun, cuma tetep aja judulnya LDR (Long Distance Relationship). Kalo kata orang yang pacaran jarak jauh itu orang yang kuat, skrg aku percaya sama slogan alay itu. Karena masalah yang aku hadapi skrg bukan lagi soal kepercayaan, atau kesetiaan, karena buat hal itu aku udh gak ambil pusing, cuma aku emang gak bisa jauh dari dia. Meskipun sebenernya dia kerja di deket sini juga ketemu paling seminggu atau sebulan 2x. Tapi perasaan gak nyaman aja kalo dia jauh banget gitu. Dan gara-gara itu masalah, kemaren malem kita tidur jam stgh 4 pagi, waaahh. Soalnya pas aku pulang kuliah jam setengah 11 aku telponan sama dia dan aku ngambek selama 5 jam telponan itu. Ditambah lagi paginya harus kerja, awwww. tidur cuma 2 jam lebih coeg. Kalo selama ini aku bodo amat sama mata panda, kemarena aku harus ribut sendiri masalah kantung mata ini, soalnya udah item banget parah. But alhamdulillah, semalem udah bisa tidur agak cepet karena masalah kita bedua udah selesai. Sebenernya masalah ini gak ribet, aku aja yang bikin ribet. Iya kan lo tau cewek itu ribet, hehe. Intinya ya aku yang kalah, karena aku memilih membiarkan dia pergi, soalnya aku yang penting duitnya balik *loh. Nggak lah yaa, emangnya gue cewek apakah (eh, apalah maksudnya). Aku biarin dia pergi, karena aku capek marah-marah dan dibujukin sampe aku gak bisa tidur.

Jadi fix selama dia pergi, aku harus cari pacar baru, hahahahaha *tertawa puas. Jadi itu bukan alasan buat selingkuh atau menjauh ya temen-temen. Tapi di saat begini lah kita khususnya para wanita diuji kesetiaannya, dan kepercayaan kita. Dan dia disana yang lagi cari duit banyak, juga diuji saat dia berada dalam kekayaannya. Mudah-mudahan setelah dia balik aku langsung dilamar *eh. Tunggu selesai kuliah dulu yaa.

Dari cerita ini aku cuma ingin menginspirasi temen-temen buat menjaga kebahagiaan dalam hubungan, apalagi yang udah berumahtangga. Meskipun ini doi sebel banget karena aku suka cerita ke temen deket aku. Tapi bagi aku semua orang butuh temen deket buat cerita, dan biarkan itu menjadi kebahagiaan tersendiri buat yang bercerita, yang mendengarkan, maupun yang diceritakan, wkwk. Buat yang lagi pada LDR, semangat yaa. Nikmati setiap rindu yang ada, karena itu adalah bagian dari kebahagiaan. See you readers...

Rabu, 09 November 2016

Review Elora Cream

Setelah badai sama doi berlalu, akhirnya sekarang aku akan menyanyikan lagu Badai Pasti Berlalu *Loh?!* Nggak cuma becanda kale, serius amat. Kali ini aku balik lagi dengan postingan sotoy. But, ini bukan sotoy ya, cuma berdasarkan pengalaman. pribadi aja.

Cream Elora aman gak sih?

Jawabannya ya aman gak aman sih. Kenapa gitu? Iya karena namanya barang, apalagi cream kecantikan adalah sesuatu yang mudah banget di duplikasi, ditambah lagi kepribadiannya orang Indonesia yang 11 12 sama China yang hobinya "meniru". Gak bermaksud menjelekkan bangsa atau pihak manapun, tapi itu lah kenyataannya.

Aku udah hampir sebulan pake elora cream, dan hasilnya..... Sabar dulu, belum sampe situ. Nah jadi sebelum beli cream elora ini, aku sempet ragu karena emang sebelumnya aku pake cream dari klinik kecantikan di Bandung cuma gak ada perubahan yang signifikan di wajah aku, cuma bikin cape aja menggunakan produk yang ribet, banyak macem, harga mahal, dan gak worth it. Akhirnya dengan segala tipu daya testimoni dan bermodalkan sotoy-sotoy nya orang di internet, aku memutuskan mencoba cream elora ini. 

Nah pertama nanya-nanya sama sista-sista yg jualan, aku ngerasa yakin bahwa seller ini menjual produk cream elora yang asli. Karena apa? Jadi dia bilang harganya 200rb (gak mahal kan yah), dan selama promo oktober setiap pembelian cream elora kita mendapatkan serum kefir gratis seharga 85rb. Cuma aku mikirnya yaudah kalo beli, terus bayar, dan dikirim tuh barang beserta gratisannya, but actually, itu gak segampang otak aku yang cetek ini. So, dia kasih kita semacam link resminya elora gitu, dan disuruh klik, nanti akan muncul kode promonya, trus kodenya kita kirim ke dia, jadi kan aku ngerasa yakin kalo tuh barang asli sambil bilang "wah keren yaa" haha norak lo!

Setelah barang sampe, aku mulai nyobain. produknya. Sabunnya itu wangi banget, busanya juga cukup banyak kok. Tapi untuk nyuci alis, harus sdikit digosok kuat, soalnya sabunnya gak cukup keren untuk bersihkan alis. Kalo untuk tonernya, cara pakenya sama aja sama toner lainnya, dituangkan ke kapas, trus di oleskan ke wajah dan tunggu sampai meresap. Tapi toner elora ini aku sarankan untuk gak menggosokkan ke wajah, cukup di templok-templokin ke wajah menggunakan kapas, karena wajah kamu akan terasa sedikit panas dan perih kaya kena cabe kalo misalnya digosokin. Itu disebabkan elora toner mengandung mentol jadi efeknya begitu. Nah untuk creamnya, lembut banget teksturnya dan gak lengket di wajah. But, meskipun secara keseluruhan cream elora ini enak banget digunakan, tapi sampai detik ini aku belum merasakan perubahan apapun sih di wajah. Tapi kembali pada prinsipnya bahwa semua keberhasilan tidak didapatkan dengan cara yang instan, jadi aku harus tetep sabar mungkin sampe 3 bulan baru bisa mengatakan cream ini worth it atau nggak.

Dan selain review diatas juga cream elora menyediakan tracking code untuk memastikan bahwa produk yang kita dapatkan adalah asli. code ini terdapat di segel kotaknya (semacam isolasi gitu) dan kita gosok deh penutupnya dengan koin, dan muncul lah code (paduan angka dan huruf) disana, lalu kita bisa track melalui situs elora www.elorabeautycare.com. Tapi sekali lagi, ini juga bukan solusi yang tepat sebenarnya, karena tracking code ini bisa di tracking 2x (berulang) sehingga memungkinkan untuk digunakan 2x bagi penjual nakal.

Ok, segitu aja review aku soal cream elora, semoga bermanfaat!!


Senin, 07 November 2016

Trust and Honesty

Hi Tell’rs,

Semoga kamu semua dalam keadaan baik-baik saja ya dimana pun kamu berada. Postingan kali ini aku gak bakal share tentang tips,  review produk, ataupun hal-hal yang berbau sotoy. Sekarang aku pengen ngomong serius di blog aku yang banyak banget pengunjungnya ini *soookkk* Amiinn, tentang seseorang. Let’s kepo below!!

Dalam hubungan itu ada yang namanya kesetiaan dan kasih sayang, yang terbentuk dengan adanya kepercayaan dan kejujuran. Seringnya aku merasa aku yang jadi korban perasaan, dari mulai dibohongin, dicuekin, dimarahin, dijelek-jelekin, sampe diselingkuhin juga pernah sama mantan yang dipojokan sana. Hi mantan, liat aku dong, kamu kok bahagia banget keliatannya, jangan selingkuh lagi ya. Kekasih hati yang sekarang ini bukanlah seseorang yang pantas dibanggakan, bukan dia yang cakep, tajir, pinter, pekerjaannya bagus, apalagi mapan. Semuanya serba dari nol. Tapi dengan keadaannya yang gak bisa aku banggakan, bukan berarti aku gak bangga sama dia. Aku bangga sekali bisa jadi penyemangat dia untuk bisa dapetin pekerjaannya yang sekarang, bisa jadi penguji sabarnya yang terbaik, dan bisa disebutkan namaku disemua telinga teman dan keluarganya.

Kami membangun kisah cinta ini tanpa modal apapun, tidak saling mengenal dan tidak pernah bertemu sebelumnya, apalagi saling percaya. Kami hanya bermodal pengalaman cinta yang pahit dan bertekad melupakan itu semua, serta membangun hubungan yg serius. Sejak pertama aku mengenalnya, cinta ini tak sekalipun redup. Keyakinanku selalu membawaku padanya. Bukan sekali dia berbohong, berbuat salah, bahkan hubungan ini hampir patah karena sikapnya, tapi itu semua bukanlah alasanku untuk meruntuhkan kepercayaanku padanya. Sekalipun aku mengatakan bahwa aku tak akan pernah bisa percaya lagi padanya, aku tak mampu melakukannya. Dan aku tau bahwa dia tau itu. Doaku ini selalu ingin menjadi pendampingnya yang abadi meskipun banyak rintangan untuk mewujudkannya. Kepercayaan memang faktor utama, tapi bukan berarti hanya dengan itu semuanya bisa terwujud.

Profesinya yang cukup sibuk membuatku jarang sekali tatap muka dengannya. Tapi sekali lagi itu bukan alasanku untuk berpaling ke lain hati. Keadaan itu memaksaku untuk melakukan semuanya secara mandiri. Tidak ada istilah “pacarku ojekku”. Hujan panas kemana-mana sendirian. Karena itu aku harus bisa menjaga diriku sendiri saat harus pulang malam dari kampus, ya karena memang aku jarang sekali keluar sama temen-temen. Aku tau sehebat-hebatnya aku menjaga diriku sendiri, aku tetaplah wanita, lemah. Jadi memang harus pandai-pandai bergaul dengan teman laki-laki untuk bisa mengiringi motorku saat pulang kuliah. Awalnya aku gak pengen menceritakan ini pada dia, tapi aku sudah terbiasa jujur pada pasangan sehingga aku harus bilang ke dia dengan harapan dia akan mengerti. Yap, tepat dugaanku, dia mengerti akan hal itu, tapi sekali lagi yang membuatku kecewa adalah dia tidak bisa menerima hal itu begitu saja.

Aku maklumi, bahkan sangat mengerti akan kecemburuannya itu. Tapi apa masalahnya? Dulu juga aku pulang dengan teman laki-laki di kampus sebelumnya. Aku masih tak habis pikir dengan kecemburuannya yang berlarut-larut itu. Iya aku tau aku salah, kenapa harus laki-laki? Karena memang laki-laki yang bisa melindungi, dan memang hanya dia yang pulang searah denganku. Kenapa juga harus bilang ke doi? Aku hanya ingin jujur karena aku tidak suka dibohongi. Dia boleh cemburu, tapi jangan berlarut-larut. Serba salah sih aku, disatu sisi aku juga mungkin akan melakukan hal yg sama kalo aku di posisi dia, tapi disisi lain keselamatan aku terancam. Aku cukup kecewa dengan kecemburuan itu, bukan karena dicemburui, tapi karena dia tidak bisa percaya padaku, dia tidak bisa melihat kejujuranku selama ini. Sekarang aku jadi merasa seperti semua yang aku lakukan untuk mendapatkan kepercayaannya selama ini hanya sia-sia. Rasanya tidak perlu bersusah payah untuk jujur selama 2 tahun jika akhirnya hanya bisa diragukan.

Aku tidak berkata bahwa dia salah, dan aku yang benar. Aku tidak bicara tentang kebenaran. Tapi tentang kepercayaan. Aku cukup kecewa dengan pembahasannya tentang hal ini yang sampai berhari-hari belum selesai. Bagiku, kejujuran tak pernah membutuhkan kepercayaan untuk menunjukkan bahwa seseorang memang jujur. Jadi aku masih ada disini, bukan untuk mendapatkan kepercayaannya, karena kejujuranku tak akan menjadi kebohongan hanya karena tidak dipercayai. Dan aku tak akan peduli apakah dipercaya atau tidak, aku akan tetap melakukan kejujuran.

Sekian aja ya kekesalan aku karena gak dipercaya pasangan. Pesan yang bisa aku bagi adalah tetap lakukan kejujuran sekecil apapun itu, dan jangan mundur hanya karena gak dipercaya. Dan buat yang gak percayaan, cobalah buat percaya karena tidak dipercaya itu sakit sekali, apalagi yang tidak kita percaya adalah orang yang selalu jujur pada kita. Jangan sampai kita menyesal karena sudah tidak percaya, apalagi sampai menuduh, jangan yaaa!

Rabu, 05 Oktober 2016

TIPS MERAWAT WAJAH DENGAN MUDAH, MURAH, SERTA ALAMI

Hallowww readers...

Well, udah cukup lama vakum dari blog ini, akhirnya aku kembali menemukan sesuatu untuk dibagikan ke kamu-kamu semua ya. So, kali ini aku akan sedikit berbagi pengalaman yang aku miliki yang mudah-mudahan bermanfaat buat kamu ya. Berawal dari banyaknya pujian serta pertanyaan mengenai kulit wajah aku yang katanya "gak bermasalah", maka sekarang aku sempatkan untuk membagi rahasiaku. Langsung aja simak beberapa tips di bawah ini yah..

Menjaga kebersihan wajah
Yups, tentu saja menjaga kebersihan wajah kamu yang utama ya dear. Pengalaman aku pribadi sih selalu cuci muka pagi dan malam hari sebelum tidur. Pernah beberapa kali aku lupa cuci muka, jadi waktu bangun pagi wajah udah minyak badai dan kusam kelas berat. Jadi cuci muka pagi dan malam hari sangat wajib ya ladies. Meski demikian, kamu juga gak boleh terlalu sering mencuci muka, karena wajah kita akan kehilangan kelembaban alaminya.

Menjaga wajah dari polusi
Polusi di era sekarang ini emang udah gak bisa dihindari lagi ya guys, jangankan untuk yang naik motor, pengemudi mobil pun bisa kusam karena polusi. Nah bagi pengemudi motor, selain menggunakan helm yang tertutup, kamu juga bisa menambah masker dan kacamata untuk penampilan kamu. Kalo kamu udah dandan sekeren mungkin, dan makeup kamu rusak karena hal ini, itu sudah jadi resiko buat kita yang mengendarai motor guys. Tapi itu semua gak sebanding dengan kerusakan kulit yang akan kita alami. So, think smart dear.

Skin food
Kalo dulu ada iklan yang bilang kulit juga harus diberi makan, itu bener banget ya ladies. Memberi makan yang dimaksud disini adalah pemberian vitamin serta kandungan-kandungan yang bermanfaat untuk kulit kita secara rutin. Nah aku pribadi sih pake krim vitamin C dan serum multivitamin dari klinik kecantikan yang recomended banget (akan aku bahas di lain artikel ya). Untuk memilih skin food ini harus berhati-hati ya, karena kan kita tau sendiri kalo barang palsu beredar dimana-mana. Ingat jangan tergiur harga murah lho. Saran aku pilihlah vitamin yang pure vitamin, bukan campuran bahan berbahaya. Soal hasil, jangan pernah memilih sesuatu yang instan. Nah kalo ingin yang murah dengan hasil yang langsung terlihat kamu bisa gunakan buah lemon atau jeruk nipis untuk digosokkan ke wajah, alhasil komedo bersih dan kulit cerah.

Perawatan wajah
Ini nih, point penting buat para ladies. Perawatan wajah itu gak harus ke salon dengan biaya mahal kok. Alangkah baiknya kalo uang kita di tabung buat tambahan budget travelling, hehe. Perawatan yang paling umum adalah maskeran. Kesukaanku masker coklat, yummy. Gunakan masker berbahan dasar alami, bisa juga dibuat sendiri. Biasa aku gunakan pisang, madu, putih telur, tomat, dll. Apapun yang ada di rumah bisa bermanfaat bagi kita. Selain masker, sesekali bisa juga angkat komedo dengan pore pack yang bisa didapatkan di minimarket sekitar. Air hangat dan air es, berfungsi untuk membuka dan menutup pori-pori sebelum dan sesudah kita melakukan perawatan. Mudahkan?

Rutinitas
Apapun yang kita lakukan ingatlah bahwa tidak ada yang berhasil dengan 1 kali. Yang harus kamu lakukan adalah keep trying dan jadikan ini sebagai rutinitas kamu. Dengan mencuci dan menjaga wajah setiap hari, serta melakukan perawatan 1-2x seminggu, kamu akan mendapatkan kulit sehatmu.

Nah itu dia beberapa kebiasaan yang aku lakukan untuk merawat kulit wajah aku. Ukuran kulit sehat itu bukan tingkat kecerahan kulit kita ya, tapi sehat adalah bagaimana keadaan kulit kita seperti aslinya. Misalnya aku, kulit asliku kuning langsat, jadi aku gak pernah bermimpi punya kulit putih, karena kalo putih itu karena kandungan bahan kimia dan bukan kulit asli kita. Well, semoga ulasan kali ini bermanfaat buat readers semua ya. Be beauty, keep healthy.

Kamis, 22 September 2016

Terbaik di antara yang baik

Pernah memiliki seseorang yang rasanya tak mungkin lagi terlepas. Rasanya mati jika dia hilang. Sampai di satu titik aku harus merelakan dia pergi dengan ketidaktahuanku. Masih jadi pertanyaan besar hingga detik ini mengapa dia pergi dariku. Setelah lama melupakan kisah yang kelam, jantungku masih saja berdetak untuknya. Harapan agar dia kembali padaku masih hidup di dalam diri ini. Hingga saat aku bertemu kembali dengannya, mencoba mencurahkan segala yang kurasa dan berharap dia masih orang yang sama seperti aku yang masih mencintainya. Ternyata aku salah, kenyamanan yang kudapat darinya dulu, kini tak ada lagi. Bahkan berdekatan dengannya pun terasa sangat hambar. Akhirnya aku memutuskan untuk merubah segala sisi dihatiku yang masih ku hadiahi untuknya. Perlahan, ku buka pintu hatiku untuk yang lain sembari mengatakan tidak mungkin ada lagi yang seperti dia. Satu, dua orang pun datang, semuanya hanya singgah, bukan menetap. Hingga aku memutuskan mengakhiri pencarian, akupun merubah diriku. Bagiku tak akan ada lagi yang datang, maka baiknya aku menutup diri dan hatiku. Aku pun berkenalan dengan seseorang dan mencoba menjalin hubungan tanpa ada proses pertemanan terlebih dahulu. "Ah, kalau tidak cocok juga, sudahlah" pikirku tenang. Satu bulan, dua bulan, rasa cinta itu tumbuh semakin besar. Kami hanya berusaha menjalankan peran masing-masing untuk saling support, saling membantu, dan saling menghargai. Dengan masa hampir 2 tahun kami bersama, akhirnya aku mengerti rencana Tuhan dengan memisahkan aku dengan dia yang dulu. Sekarang, aku selalu percaya bahwa apapun yang terjadi padaku adalah yang terbaik yang diberikan Tuhan padaku. Niat baikku untuk meneruskan ini hingga jenjang yang lebih serius lagi tetap ada, tapi lagi-lagi tangan Tuhan lah yang akan mewujudkannya.


Kamis, 01 September 2016

5 Trik Jitu Melupakan Mantan



Kenapa aku ngebahas tentang tips jitu melupakan mantan? Bukan karena aku belum move on loh yaa, justru karna aku sudah berhasil move on makanya aku mau berbagi sedikit tips untuk kamu-kamu yang masih kesulitan melupakan mantan. Ok, daripada aku bawel gak jelas kemana-mana, mending kita langsung pada intinya aja yaa...

Pertama, JANGAN BAWA NAMA DIA KEMANAPUN, KAPANPUN, DAN KEPADA SIAPAPUN. Bukan bawa-bawa mantan kamu kemana2 loh ya maksudnya, tapi kamu harus usahain buat sebisa mungkin jangan sebut namanya, jangan menceritakan tentang kejadian yang baru kamu alami alias putus kepada temen2 kamu. Mungkin cerita sama sahabat bisa sedikit membantu, tapi bukan ke temen yang gak bisa kamu percaya ya, karena itu justru membuat kamu semakin sedih dengan saran2 mereka yang sedikitpun tidak membantu.

Kedua, HINDARI MEMBUANG HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN DOI. Hal kedua ini terkesan aneh, tapi ini yang akan membuat kamu terlihat lebih elegan. Dengan membuang barang2 dari mantan itu tidak akan membuktikan apapun, justru membuat kamu terlihat lemah, dan doi makin seneng melihat reaksimu itu. Kalo emang gak tahan banget ngeliat barang2 nya, boleh deh kamu buang tapi tetep jaga gengsi yaa, jangan sampe ada yang tau.

Ketiga, HINDARI MENYENDIRI. Menyendiri akan membuatmu lebih sering mengingatnya baik sengaja maupun tidak. Ada baiknya kamu mendekatkan diri dengan keluarga, teman, dan orang-orang terdekat kamu yang lain, itu akan membantumu untuk melupakannya sejenak sebelum kamu akan melupakan dia untuk selamanya. Ini adalah dampak positif dari kandasnya hubunganmu dengannya, karena kamu punya lebih banyak waktu tertawa bersama keluargamu yang selama ini lebih membutuhkanmu ketimbang si doi.

Keempat, PERBANYAK KEGIATAN POSITIF NAN BERMANFAAT. Ini gak jauh beda dengan poin ketiga, tapi di poin keempat ini lebih menekankan pada manfaat dari hal yang kamu lakukan untuk menghindari dia. Kalo sekiranya gak bermanfaat lebih baik jangan dilakukan, bukan malah melupakan masalah justru menambah masalah. Kegiatan positif disini mungkin kamu bisa ikut berkumpul bersama organisasi sekolah atau kampus kamu, melakukan rekreasi bersama dengan teman atau keluarga. Tapi jika kamu bukanlah orang yang suka bergaul, mungkin kamu bisa mencoba bersepeda santai mengelilingi taman atau komplek rumah kamu, bisa juga pergi berenang.

Kelima, UBAH MOTIVASI KAMU. Waktu pacaran pasti motivasi kamu tertuju untuk si dia, misalnya kamu ingin berprestasi supaya dia tau kalo kamu pinter. Dan setelah putus biasanya motivasinya juga masih sama, yaitu "PENGEN MELUPAKAN DIA" percaya deh itu sama sekali bukan ide yang bagus. Meskipun judulnya melupakan, tetap aja intinya DIA juga. Lebih baik kamu rubah motivasi kamu menjadi ingin rajin olahraga supaya badan sehat dan seksi, atau lainnya. Itu akan membuatmu lebih elegan dan tegar dihadapan semua orang terutama dia. Yang terpenting adalah tetap menjaga motivasimu seperti itu yaa, jangan sampai waktu melihat dia, kamu malah jadi galau lagi.

Nah, itu dia 5 trik jitu untuk melupakan mantan. Inget, namanya juga mantan, dia cuma bekas, hehe. Masa mau sama barang bekas, mending beli yang baru. Sekalipun balikan, tetep aja beda rasanya pacaran dengan yang baru kenal dengan yang udah pernah barengan (mantan). Sekian tips dari aku, semoga bermanfaat yaa..

Thank you

Almost 2 years

1 September 2016

Hari ini adalah hari baik buat aku dan seseorang yang paling spesial bagi aku. Angka satu itu emang slalu spesial buat aku, baik angka satu itu berdiri sendiri maupun bersanding dengan angka lain. Sejarahnya, aku lahir di tanggal 1, pernah salah sayang sama orang ditanggal 21, dan END sama orang itu tanggal 19, dan jadian lagi sama orang yang aku anggap lebih tepat di tanggal 1.

2 Tahun itu bukan waktu yang singkat, tapi juga bukan waktu yg lama untuk mengenal orang. Apalagi buat memilih orang yang bakal dampingi hidup kita, 2 tahun ini sangat kurang banget sebenernya. Aku sendiri juga masih belum bisa menangani masalah2 sepele dengan pacarku. Aku sedikit bermasalah dengan hobby nya dia, dan juga egois nya aku. Aku sendiri gak tau apa yang membuat aku terlalu egois sekarang. Sebenernya aku tau kalo dia gak nyaman sama sikap aku, begitupun aku, aku juga gak nyaman dengan diri aku ini, tapi aku gak bisa mengatasinya.

Cewek egois, itu emang bener. Itu emang terjadi sama diri aku sendiri. Aku sayang sama pacarku, aku gak mau kehilangan dia, dan aku sangat egois akan hal itu. Egoisku adalah aku gak mau biarin dia kemanapun tanpa aku meski cuma sedetik. Aku pernah terlalu percaya dan itu buruk banget buat aku. Aku mencintai dia lebih dari aku mencintai diriku sendiri, bahkan aku mencintai dia sampe cintaku sendiri sudah cukup untuk kuhabiskan berdua dengannya seumur hidup. Cintaku adalah meninggalkan apapun yang aku suka, apapun yang aku punya, untuk dia. Sedangkan dia, aku harus berbagi dengan hobbynya dan semua yg dia punya. Aku tak mendapatkan cintanya utuh seperti dia mendapatkan cintaku.

Hari ini aku sadar, bahwa 2 tahun belum cukup untuk mengasah cintaku padanya. Aku hanya butuh seseorang yang mampu bertahan disaat seperti ini, saat aku sendiri tak mampu memahami diriku. Aku saat ini sangat butuh semangat darinya. Dibalik setiap kemarahanku, aku hanya ingin menyampaikan bahwa aku membutuhkanmu. Semakin aku marah, semakin aku butuh. Rindu itu hadir disaat aku jauh, jauh itu membawaku pada kesendirian, kesendirian yang membuatku tak mampu mengatasi diriku sendiri. Aku menyayangimu, kemarin, hari ini, dan besok, itulah yang akan aku ucapkan setiap harinya.

Selamat tanggal 1 yang ke 23 kalinya. In this "almost 2 years" I still loving you to the moon and back. I love you.

Rabu, 31 Agustus 2016

First Letter



Perkenalkan Saya seorang mahasiswi asal Batam dan baru saja belajar untuk menulis di dalam blog. Panggil aja Tell'r karena sesuai dengan nama blog ini, telludtruth (tell you the truth) dan saya sebagai Teller. Awalnya saya memang suka sekali menulis di kertas coretan, di post it, dan dimana saja, jadi jangan heran kalo sosial media saya byk sekali statusnya, hehe. Latar belakang saya bikin blog ini adalah kegemaran saya dalam membaca khususnya browsing, serta hobby saya cuap-cuap di hadapan temen-temen saya. Akhir2 ini tugas kuliah menumpuk bikin bosyeeenn, sehingga saya rasa gak ada salahnya mencoba membuat blog siapa tahu bermanfaat bagi orang lain maupun diri saya sendiri. Syukur-syukur bisa menghasilkan juga. Allah knows.
Mungkin kedepannya blog ini akan penuh dengan curhatan-curhatan gak penting saya, dan ilmu-ilmu baru yang saya dapatkan. Semoga lebih banyak ilmunya yaa. Saya bukan orang yg jujur yg selalu bisa dgn mudah menyampaikan isi hati saya. Maka dgn blog ini saya harap bisa menjadi media menyampaikan apa yg saya pikirkan tanpa orang lain tau siapa saya. Kejujuran akan lebih banyak terungkap disini. That's why this is "www.telludtruth.blogspot.com".
Banyak mungkin orang di luar sana yang menganggap hobby menulis dan membaca adalah suatu kealayan, kenorakan, kesokpinteran, termasuk juga saya yang awalnya berpikir begitu. Tapi seiring dengan pekerjaan dan studi saya di perkuliahan, membawa saya pada sesuatu hal yg tidak pernah saya sangka. Yup, menulis dan membaca, kenapa harus menulis?? karna hanya itu yg sempat saya lakukan di antara kesibukan saya setiap harinya. Well, akhirnya itu menjadi hobby saya.
So buat kamu-kamu yg ngerasa bosen, hobby nya cuma chat via BBM atau Line, mungkin kamu bisa mengakui diri kamu sebagai "si hobby baca", MUNGKIN. hehe. Itu gak buruk kok. Karena disaat orang lain menggunakan ide dari kepala kita yang kita dapat dari hobby membaca, itu sangat puas rasanya.


Bisa juga jadi jalur kamu buat beramal.
Ok, sekian dulu ya First Letter From Me :) Semoga temen2 bisa ikut termotivasi, atau minimal menjadi pembaca setia nya Tell'r.
Thank you"