Selasa, 20 Desember 2016

Unforgetable Things

Dear Readers,

Selamat datang kembali di my blog buat oldfriends, dan selamat bergabung buat para newbie yaah...
Kali ini aku akan membahas tentang yups Unforgetable Things. Actually, ini gak terlalu menarik buat aku dan buat kalian untuk dibahas, tapi berhubung udah lama gak nulis, jadi kangen aja pengen coret-coret.

Bicara soal unforgetable things atau dengan kata lain "hal-hal yang tak terlupakan", pastinya semua orang memiliki setidaknya satu hal yang tak bisa dilupakan dalam hidupnya. Banyak bentuk yaa, dalam hal ini bisa aja hal yang membahagiakan, menyedihkan, mengecewakan, atau bahkan memalukan? Nah disini aku bakal share sedikit tentang Unforgetable things dalam hidup aku.

Dimulai dari hal yang membahagiakan. Banyak sih hal bahagia yang aku dapetin selama hidup aku, dan aku bakal bingung banget kalo ditanya mana yang paling membahagiakan. Jadi yang ingin segera aku wujudkan adalah Wisuda dan Pernikahan, Tapi yang sudah terwujud sebelumnya adalah mendapatkan kesempatan kedua untuk jatuh cinta ke orang yang bisa bikin aku nyaman. Kenapa begitu? Iya karena pernah merasa kecewa pada pilihan yang salah itu gak mudah untuk bangkit lagi, tapi ya Tuhan begitu sayang sama aku dan menganugerahkan cinta buat perasaan aku ke orang yang berbeda namun dengan rasa yang sama.

Lalu yang kedua yaitu hal yang mengecewakan. Kecewa itu hal biasa buat aku, tapi dari semua rasa kecewa itu aku simpan satu kecewa terdalam yang pernah aku lewati. Bener kalo Tuhan menganugerahkan cinta untuk kita, karena disaat cinta itu hilang dari dalam hati kita, rasanya tidak ada kedamaian dalam hidup ini. Kecewa saat pertama kali itu biasa, tapi dikecewakan lagi, itulah yang lebih sakit. Disaat aku harus menjadi alasan untuk seseorang berubah, disaat itulah aku harus merasakan kecewa yang terdalam. Mungkin aku pikir ditinggal mantan itu udah yang paling sakit, tapi ternyata aku salah. Yang tersakit adalah saat aku mendapatkan cintaku lagi, dan dia berubah sedrastis mungkin, meskipun sekarang Tuhan titipkan kasih dalam hatinya (lagi) untukku, bahkan lebih daripada sebelumnya. Namun hal itu tetap mengecewakan.

Yang terakhir adalah hal yang memilukan. Kita manusia pasti ingin berubah entah itu ke arah yang lebih baik atau lebih buruk. Dan yang menurut orang lain baik, belum tentu menurut kita baik, dan belum tentu juga itu yang terbaik. Ini sedang aku rasakan saat ini. Aku ingin berubah menjadi orang yang "gak lebay" dengan menyimpan semua kehidupan pribadi aku, dan memajang hal yang Fake atau palsu. Kenapa palsu? Aku memposting foto dgn temen cowok (biar dikira pacarku gak cemburuan), aku gak update status2 lebay (biar dikira udah dewasa), dan gak mempersoalkan masalah2 bodoh (biar dikira orangnya slow), tapi dalam batin menjerit, yang sebenarnya aku alami bukan itu. Dan aku merubah itu bukan karena teman2 aku, tapi karena pikiran aku berubah disaat yang kebetulan aku sedang berteman dengan mereka. Tapi aku justru dianggap mencurigakan, berubah, dan dianggap aku gak mementingkan hal2 kecil. Padahal bukan, aku hanya berusaha hidup lebih rileks. Hatiku? masih sama.

Duh, jadi emosional banget gue yaa, sorry ya readers. Jadi itu tadi hal yang "paling-paling" dalam hidup aku. Buat yang pengen berbagi cerita, boleh send by mail ke aku, mungkin bisa jadi inspirasi aku dalam menulis di blog yang gak seberapa ini, atau malah bakalan aku posting?? hehe. Thanks yaah buat readers setia yang masih rela mengkontribusikan waktunya demi popularitas blog ini, haha najis. 


Your Love,

Teller's